fbpx

Komunitas pecinta rajutan di Indonesia saat ini terus bermunculan, seiring dengan meningkatnya popularitas rajutan dan ditunjangnya permintaan pasar yang semakin tinggi.

Wanita Ibu rumah tangga yang bernama lengkap Annis Muayanti ini pertama kali terjun ke dunia rajutan tahun 2012 lalu, berawal dari rasa penasaran dan kekagumannya melihat karya-karya indah yang berawal dari gulungan benang. “waktu itu saya melihat banyak potensi yang dimiliki ibu-ibu raumah tangga di Jogja yang terampil merajut, dan saya mencoba merangkul mereka membentuk komunitas rajut dengan tujuan memberdayakan kaum wanita di Yogya” Keinginan untuk mengajak komunitas rajut yogya untuk mengembangkan jiwa kewirausahaan mendorong saya untuk berbagi pengalaman dalam mengembangkan salah satu bisnis saya. Semoga menginspirasi.

Ada banyak sekali peluang bisnis, asal kita jeli memanfaatkannya. Salah satunya ada bisnis komunitas yang memanfaatkan waktu luang ibu-ibu rumah tangga dan remaja putri. Peluang inilah yang saya ambil. Berangkat dari pemikiran tersebut, saya belajar dan memikirkan bagaimana untuk mengkaryakan mereka. Mereka adalah sumber daya potensial yang bisa dimanfaatkan untuk berbisnis, asal kita tahu caranya. Karena itu, berbagai informasi mulai aku gali.

Saya berharap, bisnis yang saya tekuni ini bisa lebih berkembang lagi, sehingga membawa lebih banyak manfaat bagi sesama. Menjembatani kebutuhan pengusaha yang menginginkan produksi produknya bisa terselesaikan dengan lebih cepat dan murah, dan membantu ibu-ibu untuk mendapatkan penghasilan tambahan dengan mengisi waktu luangnya dengan kegiatan yang lebih bermanfaat dan menghasilkan.

Simbiosis mutualisme, itulah kata yang tepat untuk menggambarkah hubungan antara pengusaha dan ibu-ibu pengrajin. Dalam setiap kesulitan, selalu ada kemudahan. Teruslah berjalan, karena setiap kesulitan akan membuat kita menjadi semakin kuat dan semakin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *